ego(is)me

Pendukung Egoisme Psikologis percaya bahwa manusia tidak mampu berbuat sesuatu yang tidak bertujuan atau mengandung manfaat tertentu untuk egonya. Bagi mereka, semua orang yang berbuat baik untuk sesama, dan terlihat seolah-olah tidak ada kepentingan atau pamrih, dalam analisis psikologis yang lebih dalam dan motif di baliknya tersimpan kepentingan untuk dirinya. Strategi para pendukung Egoisme Psikologis adalah dengan menafsirkan ulang semua motif orang yang tampak berbuat baik kepada sesama secara tulus dan altrustik.

Perbedaan antara Egoisme Psikologis dan Egoisme Etis adalah bahwa Egoisme Psikologis berbicara tentang sifat perbuatan manusia, sedangkan Egoisme Etis berbicara tentang bagaimana seharusnya kita berbuat. Egoisme Etis adalah sebuah teori normatif yang menyatakan bahwa tiap orang harus mencari kebahagiaan dan pemuasaan egonya masing-masing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: