Hipnotis

Hipnotis adalah suatu keadaan semacam tidur namun masih dapat memberikan perhatian pada suatu hal dan sangat mudah disugesti.Diketahui bahwasanya dalam kondisi hipnotis bisa terjadi fenomena persepsi ekstra sensorik atau indera keenam. Dalam eksperimen di laboratorium, mereka yang dihipnotis memiliki performa lebih baik dalam tes uji clairvoyance, telepati mapun perkognisi. Mengapa hal tersebut terjadi masih belum jelas hingga saat ini. Namun, mungkin saja dalam kondisi terhipnotis, seseorang sedang dalam keadaan sangat relaks atau santai sehingga lebih mungkin memunculkan psi. Selain itu, dalam kondisi hipnotis, seseorang lebih sedikit mengalami gangguan dari pikiran atau dari sensasi fisik yang datang. Orang yang terhipnotis juga sangat mudah disugesti. Jadi, mereka bisa didorong untuk percaya diri akan kemampuan psinya dan menghilangkan ketakutan (diketahui bahwa rasa takut dalam kondisi normal akan menganggu kemampuan indera keenam).

Penelitian persepsi manusia mengungkapkan beberapa prinsip tentang bagaimana seseorang mengatur rangsangan dan dalam pikirannya. Prinsip-prinsip ini mencakup cara pengelompokan informasi. Dimulai dengan prinsip yang paling umum psikologi Gestalt orang mengatur rangsangan mereka merasakan. Bagaimana kita mengatur rangsangan diprediksi memberikan jalan untuk bahasa hipnotis untuk melakukan perjalanan melalui tanda-nya pikiran sadar dan kemudian konstruktif mempengaruhi pendengar. Kita tidak hanya mengatur informasi yang kami rasa tetapi juga kami masing-masing mengaturnya dalam gaya yang konsisten tertentu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: