Libido atau libido

Libido adalah energi psikis yang dimiliki individu untuk digunakan bagi perkembangan pribadi atau individuasi.Freud mendefinisikan libido sebagai sebuah insting atau energi yang berada didalam ketidaksadaran psikologi.Ia mengatakan bahwa dorongan ini dikarakteristikkan dengan bertumbuhnya secara bertahap sampai puncak intensitas, diikuti dengan penurunan tiba-tiba dari rangsangan.

Tidak terdapat definisi yang dapat diterima secara universal mengenai Libido atau hasrat seksual (sexual desire) . Seringkali definisi hasrat seksual dibingungkan dengan aspek lain dari seksualitas manusia. Pada kenyataannya, hasrat seksual dapat diasosiasikan dengan perilaku seksual (sexual behavior) tapi pada dasarnya hasrat seksual terpisah dengan perilaku seksual atau hasrat seksual (sexual desire) . Seringkali definisi hasrat seksual dibingungkan dengan aspek lain dari seksualitas manusia. Pada kenyataannya, hasrat seksual dapat diasosiasikan dengan perilaku seksual (sexual behavior) tapi pada dasarnya hasrat seksual terpisah dengan perilaku seksual.

Hasrat seksual bukan sebagai dorongan biologis tetapi sebagai kognitif atau pengalaman emosional, seperti kerinduan (longing), dan harapan (wishing).Hasratseksual adalah susunan motivasional yang muncul dari dalam (arises from within) dan di hadirkan kembali oleh harapan atau keinginan seseorang. Oleh karenanya, hasrat sangat subjektif, kondisi psikologis yang tidak membutuhkan refleksi dalam potensi tindakan maupun tindakan yang aktual.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: