ISO iso opo ora?

ISO….Antusias..Antusias…gegap gempita menyambut ISO.Saya mencoba menggali informasi tentang ISO.Seperti kata pepatah Tak kenal maka tak sayang.

Didirikan pada 23 Februari 1947, ISO menetapkan standar-standar industrial dan komersial dunia. ISO, yang merupakan lembaga nirlaba internasional, pada awalnya dibentuk untuk membuat dan memperkenalkan standardisasi internasional untuk apa saja. Standar yang sudah kita kenal antara lain standar jenis film fotografi, ukuran kartu telepon, kartu ATM Bank, ukuran dan ketebalan kertas dan lainnya. Dalam menetapkan suatu standar tersebut mereka mengundang wakil anggotanya dari 130 negara untuk duduk dalam Komite Teknis (TC), Sub Komite (SC) dan Kelompok Kerja (WG).ISO 9001 adalah standar internasional yang diakui untuk sertifikasi Sistem Manajemen Mutu (SMM). SMM menyediakan kerangka kerja bagi perusahaan anda dan seperangkat prinsip-prinsip dasar dengan pendekatan manajemen secara nyata dalam aktifitas rutin perusahaan untuk terciptanya konsistensi mencapai kepuasan pelanggan.

NTERNATIONAL STANDARDS ORGANIZATION atau lebih dikenal dengan ISO banyak sekali turunannya. Kebanyakan dari kita hanya tau ISO dari beberapa digit nomer depannya saja, misal ISO 14000, atau ISO 9000. Padahal di belakang nomer atau angka itu ada beberapa digit lagi untuk menunjukkan spesifikasi kode dari ISO

Literatur ISO 9001 telah membedakan dua motivasi utama sertifikasi ISO 9001, yaitu motivasi yang berorientasi kepentingan internal organisasi dan motivasi yang berorientasi pada kepentingan eksternal . Contoh, motivasi penerapan & sertifikasi ISO 9001 yang berasal dari sisi internal organisasi adalah keinginan untuk peningkatan mutu, produktivitas, atau efisiensi. Sementara, motivasi yang berasal dari sisi eksternal, di antaranya kewajiban adanya sertifikat ISO 9001 oleh customer untuk dapat memasok produk atau sekedar untuk meningkatkan brand image dengan pencantuman logo ISO 9001 pada kartu nama, brosur, spanduk atau materi promosi lainnya.  Mengingat hal itu, maka tujuan akhir dari penerapan & sertifikasi ISO 9001 haruslah disesuaikan dengan motivasi organisasi. Sayangnya, tidak sedikit orang beranggapan bahwa perolehan sertifikat ISO 9001 merupakan tujuan akhir sekaligus parameter keberhasilan penerapan & sertifikasi tanpa memperhatikan apa sebenarnya motivasi ISO 9001.

Perolehan sertifikat ISO 9001 bukanlah jaminan bahwa organisasi akan memperoleh peningkatan performa kinerja. Beberapa organisasi tersertifikasi ISO 9001 memang menunjukkan manfaat peningkatan performa kinerja, tapi beberapa lainnya hanya memperoleh manfaat dari aspek pemasaran saja. Bahkan memaparkan bahwa beberapa organisasi merasa tidak ada perubahan sebelum dan sesudah menerapkan ISO 9001, tidak ada peningkatan mutu, produktivitas ataupun profitabilitas, dan tidak juga menambah daya saing.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: