para pelaku perilaku

Menurut sebagian psikolog, perilaku manusia berasal dari dorongan yang ada dalam diri manusia dan dorongan itu merupakan salah satu usaha untuk memenuhi kebutuhan yang ada di dalam diri manusia. Sementara itu , para sosiolog melihatnya bahwa perilaku manusia tidak bisa dipisahkan dari konteks atau setting socialnya. Untuk sekedar contoh, dorongan dalam diri manusia untuk makan bisa disebabkan rasa lapar.  Pada konteks itulah, maka
dorongan pada diri dipengaruhi pula oleh setting social yang berkembang di seputar individu tersebut.

Dengan memerhatikan bentuk respons terhadap terhadap stimulus, membedakan perilaku manusia menjadi dua bentuk, yaitu:

1. perilaku tertutup (covert behavior), hal ini ditunjukkan dalam
bentuk perhatian, persepsi, pengetahuan/kesadaran dan reaksi lainnya yang tidak tampak.

2.perilaku terbuka (overt behavior) yaitudalam bentuk tindakan nyata, misalnya meminum obat ketika dirinya
merasa sakit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: