Blame Culture

Mengupas tentang Blame Culture kita tidak bisa memisahkannya dari definisi Divisive Culture.Divisive Culture adalah budaya dalam memandang sesuatu dengan mengelompokkan kedalam kubu kubu.

Sedangkan Blame Culture adalah budaya yang saling menyalahkan.Membicarakan tentang Blame culture ,kita harus melihat kembali tentang The ten values of excelent team dari Martin Edwards.Yang menyatakan bahwa nilai dalam team merupakan keyakinan yang spesifik tentang apa yang benar dan apa yang salah yang kita temui.Adapun kesepuluh nilai tersebut adalah

1.Mendengarkan satu sama lain dengan pikiran yang terbuka

2.Berbagi pengetahuan,pengalaman dan informasi yang saling menguntungkan.

3.Mengambil keputusan penting berdasarkan prioritas.

4.Mengungkapkan keprihatinan untuk yang bertanggung jawab.

5.Mengambil tanggungjawab bukan saling menyalahkan (blame culture).

6.Pelanggan adalah utama.

7.Berjuang untuk kebaikan.

8.Berintegritas.

9.Berpikiran positif.

10.Tidak ada ego pribadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: